Nothing

Aku bukan apa-apa dan tak pernah menjadi apa-apa.
Aku hanya keberadaan semu yang terlihat nyata.
Aku, adalah kabut tipis, pasir tak berharga, dan batu kerikil di pinggir jalan.

Saat semuanya berlomba mendapatkan posisi, prestasi, dan prestise, aku hanya bisa terikat di tiang gantungan.
Aku hanya keberadaan tak berguna yang menunggu mati. 
Persis seperti daun layu yang menunggu angin untuk mencabut.

Aku adalah kutukan. Kesalahan dalam penciptaan.
Aku adalah pembawa kesedihan.
Aku adalah kegelapan.

Aku merasa sedih. Saat tanganku hanya membawa malapetaka.
Aku merasa sedih. Saat tanganku tak bisa menghapus ait mata.
Aku merasa sedih. Saat tanganku tak bisa membalas apa yang telah kuterima.

Aku merasa bodoh. Tubuh ini hanya terlihat seperti sampah.
Aku merasa bodoh. Mimpi ini terlalu banyak.
Aku merasa bodoh. Saat menjadi orang terbuang yang tak berguna.

Aku bukan apa-apa. Tak pernah menjadi apa-apa.


Tembalang, 2 April 2015. 
Saat manusia-manusia busuk sibuk berteriak diluar kerajaanku.

Komentar