bagaimana saya memandang 'Love'?
okeh, 'Love'. Saya memandangnya dalam bentuk lingkaran yang terbagi-bagi. Di zaman sekarang mungkin disebut dengan diagram lingkaran.
Awalnya saya punya 100%. Belum saya bagi karena belum bisa Begitu ruh saya telah ditiupkan ketika saya berumur 4 bulan dalam kandungan ibunda saya, 80% langsung saya serahkan kepada Tuhan dan orang tua saya. 80% yang nilainya sama dengan hidup saya. artinya jika 80% ini berkurang atau hilang, anggap saja saya sudah mati.
dan 20% lagi kemana?
10% saya serahkan kepada lingkungan hidup (Hewan, tumbuhan, sampai batu-batuan). sisanya ada 10% lagi, saya berikan kepada pendidikan dan hobi saya 5% dan teman 4%. Lalu yang sisa 1% baru saya tujukan kepada lawan jenis saya. 1% yang kadang ingin saya buang karena mengganggu, tapi kadang saya inginkan ketika saya masih sadar jika saya ini juga umat manusia.
Saya memang bukan orang yang percaya dengan cinta-cintaan. Saya hanya tertarik membahasnya, bukan implementasinya di dunia nyata
Saya memang bukan orang yang percaya dengan cinta-cintaan. Saya hanya tertarik membahasnya, bukan implementasinya di dunia nyata
Komentar
Posting Komentar